otomotif 0 Comments

Jika mobil telah menempuh jarak 5.000 kilometer, maka setiap pemilik mobil akan melakukan sebuah ritual wajib, yakni ganti oli mobil. Sebenarnya dalam mengganti oli mobil tidaklahh terlalu rumit dan juga dapat dilakukan di rumah. Tapi karena minimnya pengetahuan para pemiliknya, maka kebanyakan lebih memilih pergi ke bengkel. Jika dilihat dari sisi biaya yang dikeluarkan, mengganti oli mobil mencapai kurang lebih Rp 35 ribuan di bengkel, itupun belum termasuk uang tips untuk montirnya. Dan, harga dari oli mobil sebanyak empat liter berkisar diantara Rp 350 ribu sampai jutaan rupiah, tergantung merknya. Namun, jika kamu tahu cara mengganti oli sendiri, maka tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Lalu, inilah cara mengganti oli mobil sendiri:

  1. Persiapkanlah terlebih dulu peralatannya. Sebelum mengganti oli mobil, persiapkanlah dulu peralatan yang akan digunakan. Ambillah kunci pas dan sebuah wadah sebagai alat tampung oli bekas.
  2. Usahakanlah temperatur mesinnya sesuai. Lalu, temperatur mesin yang ideal ketika mengganti oli ialah hangat atau tidak begitu dingin dan juga tidak begitu panas. Jika mesinnya hangat, maka kotoranpun akan tercampur dengan oli dan nantinya akan ikut terbuang. Dan juga, oli pun akan jadi lebih mudah mengalir saat tutupnya dibuka.
  3. Bukalah kap mesin serta kenop tempat ganti oli. Setelah membuka kap mesin mobil, maka bukalah juga kenop untuk tempat mengisi olinya. Hal ini agar proses pengurasan oli tersebut dapat berjalan dengan cepat dan juga lancar.
  4. Bukalah baut penguras oli. Posisi dari bautini ada di bawah blok mesin. Mmebukanya bisa menggunakan kunci pas.
  5. Lepaskan filter oli. Gunakan lagi kunci pas untuk melepaskan filter. Dan jika filter tersebut telah terlihat kotor, maka gantilah dengan filter yang baru.
  6. Menguras oli. Saat baut telah terbuka dan filter sudah berada di tangan, maka biarkan oli yang ada di mobil mengalir ke dalam baskom. Hal ini dinamakan proses menguras oli, jadi kita perlu membiarkan olinya menetes.
  7. Tutuplah baut penguras oli mobil. Jika sudah selesai dikuras, baskomnya pasti akan penuh dengan oli bekas. Setelah itu pasang lagi bautnya agar tidak bocor. Jangan lupa mengecek ulang jika ada oli yang masih menetes.
  8. Pasang lagi filter oli. Pasang lagi filter oli tersebut dengan benar. Dan juga, harus hati-hati saat memasang baut tersebut. Jika terlalu keras ulirnya nanti akan rusak, dan berpotensi kebocoran oli di lain hari.
  9. Tuangkanlah oli yang baru. Jika baut penguras olinya telah terpasang dengan rapat, maka kamu perlu menuang oli baru tersebut ke dalam lubang yang berada di mesin di bagian atas. Dan juga perhatikanlah batas maksimal oli yang ada di mobilmu, jangan sampai kurang maupun kelebihan. Kemudian, tutuplah kenop tempat ganti oli tersebut, kemudian tutup kembali kap mobil, lalu nyalakanlah mesin mobil setidaknya selama tiga menit dulu, sebelum digunakan.

Caranya cukup mudah, kan? Jika kalian memiliki sebuah mobil, jangan hanya bisa atau digunakan jalan-jalan saja tapi juga rawatlah mobil tersebut dengan baik. Jika kalian bisa merawatnya dengan tangan kalian sendiri, maka tentunya mobil tersebut akan semakin makin bagus dan juga kita dapat lebih hemat. Jika kamu belum memiliki pengalaman, maka cobalah melakukannya sendiri di rumah dengan bantuan montir atau dapat melihatnya di internet.